10 Cara Membuat Herbisida Organik, Basmi Rumput Secara Aman dan Murah!

10 Cara Membuat Herbisida Organik, Basmi Rumput Secara Aman dan Murah!

1. Cara Pertama

Bahan-bahan

– Air 4 liter

– Bawang Merah 1 kg (telah diblender)

– Garam 2 kg

– Cuka 80% 2 botol

– Belerang 3 ons

Cara Membuat

– Rebus semua bahan kecuali cuka sampai mendidih.

– Lalu angkat dan tunggu sampai dingin.

– Setelah dingin campurkan cuka dan di aduk sampai merata.

– Kemudian disimpan dalam jerigen.

Cara Pemakaian

– 2 gelas herbisida untuk 1 tangki 10-15liter.

– Setelah 2 hari penyemprotan gulma baru terlihat mulai mati.

Jika ingin mengoplos herbisida alami diatas.

– Bisa dioploskan dengan roundup atau sejenisnya dengan takaran 1 liter roundup 4 liter herbisida organik diatas.

2. Cara Kedua

Bahan-bahan

– Garam kotor 1 kg

– Bawang Putih ¼ Kg (yang telah di blender)

– Pupuk urea 1 kg

– Sabuk colek 1 wadah

– Bensin 1 Liter

– Solar 1 Liter

Cara Pembuatan : Campur semua bahan lalu aduk jadi satu.

Cara Pemakaian : 2 gelas untuk 10-15 liter air.

3. Cara Ketiga

Bahan-bahan

– Pinang ¼ Kg (yang telah dihancurkan)

– Ragi tape 1 kantong.

– Pupuk urea 1 kg

– Air hujan 5-6 liter.

– Roundup/Gramoxon 1 liter (jika ingin menambahkannya)

Cara Membuat

– Campur semua bahan di dalam ember.

– Lalu aduk sampai merata.

– Setelah di aduk pindahkan kedalam jerigen lalu tutup rapat.

– Simpan selama 7-14 hari supaya fermentasi sempurna.

– Selama fermentasi berlangsung jauhkan dari jangkauan sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari anak-anak.

Cara Pemakaian: Gunakan 80-100 cc untuk 11-15 liter.

4. Cara Keempat

Bahan-bahan

– Belimbing Wuluh ½ Kg (yang sudah di blender)

– Air fermentasi Kakao 15 liter

– Sabun colek ½ kg

– Pupuk Urea 1 kg

– Air 1 liter

– Roundup/Gramoxon 1 liter (jika ingin menambahkannya)

Cara Membuat

– Rebus sabun colek dengan 1 liter air sampai mendidih.

– Lalu angkat dan dinginkan.

– Setelah itu campur semua bahan menjadi satu dan aduk sampai merata.

Cara Pemakaian: 2 gelas atau ±180-190 cc untuk 15 liter air.

5. Cara Kelima

Bahan bahan

– Lengkuas ½ Kg (yang sudah dihancurkan)

– Ragi tape 25 butir

– Deterjen 60 gram

– Pupuk ZA ½ kg

– Air Kelapa 2 liter

– Roundup/Gramoxon 1 liter (jika ingin menambahkannya)

Cara Membuat

– Campur semua bahan kecuali Deterjen dan Roundup/ gromoxone kedalam ember. Lalu aduk sampai merata.

– Setelah itu masukan Deterjen aduk sampai rata.

– Lalu masukkan Roundup/Gramoxone.

– Aduk lagi sampai semua bahan agar benar-benar tercampur sampai merata.

– Lalu masukkan kedalam jerigen.

Cara Pemakaian: 100 cc untuk 13-20 liter air

6. Cara Keenam

Bahan yang Dibutuhkan

– Air kelapa 5 Liter

– Ragi 20 – 30 butir

– Bawang putih 300 gr (sudah diiris)

– Round Up/ Gramoxon 1 Liter

Cara Membuat

– Bahan dicampur dan dimasukan kedalam jerigen.

– Simpan selama 15 hari.

– Setiap 2 hari tutup jerigen dibuka untuk mengeluarkan gas.

Cara Pemakaian dosis 100cc untuk ukuran per tangki sprayer.

7. Cara Ketujuh

Bahan yang Dibutuhkan

– Air kelapa 5 Liter

– Bawang merah ½ Kg (sudah diiris)

– Derterjen merk apa saja 50 gram

– Pupuk ZA ½ Kg

– Ragi tape 10 butir

– Round Up/ Gramoxon 1 Liter

Cara Membuat

– Ambil ember atau apa saja untuk wadah mencampur.

– Masukan air kelapa dalam ember.

– Masukan ragi dan pupuk ZA terus aduk sampai tercampur rata.

– Masukan juga detergen sambil terus diaduk.

– Terakhir masukan herbisida sambil terus di aduk.

– Bila sudah tercampur rata simpan selama 15 hari.

– Setiap 2 hari tutup jerigen dibuka untuk mengeluarkan gas.

Cara Pemakaian

Penggunaan cairan herbisida organik menggunakan semprot sprayer dengan dosis 100cc untuk ukuran per tangki sprayer.

Usahakan dalam menyemprot lahan yang bergulma, harus basah kena semprot agar cepat herbisisda membasmi gulma.

Jangan menyemprot diwaktu gerimis atau hujan, ini tidak akan berfungsi seperti yang diharapakan.

Usahakan tidak mengenai tanaman budidayanya karena bisa jadi tanaman budidaya tersebut bukan termasuk galur yang resisten herbisida.

8. Cara Kedelapan

Bahan yang Dibutuhkan

– Air kelapa 10 liter

– Ragi 40 butir

– Mobillin (EM 4+) 20 ml.

Cara Membuat

– Menyiapkan 10 liter air kelapa.

– Menghaluskan ragi sebanyak 20 butir.

– Memasukkan hasil penghalusan ragi kedalam jerigen yang didalamnya telah berisi 10 liter air kelapa.

– Melarutkan ragi yang telah dihaluskan dengan air kelapa sampai homogen.

– Menambahkan 20 ml Mobillin.

– Memfermentasikan selama 2 minggu, pada jerigen dalam keadaan tertutup.

– Fermentasi disimpan dalam keadaan kedap udara tanpa terkena sinar matahari. Setiap 2 hari tutup jerigen dibuka untuk mengeluarkan gas ysng terbentuk. Herbisida organik Bio Coco siap digunakan.

Cara Pemakaian

Penggunaan cairan herbisida organik menggunakan dosis 200 ml untuk ukuran per tangki sprayer16 liter dan tambahkan air sungai/sumur sampai penuh.

Usahakan dalam menyemprot lahan yang bergulma, harus basah kena semprot agar cepat herbisida membasmi gulma.

Jangan menyemprot diwaktu gerimis atau hujan, ini tidak akan berfungsi seperti yang diharapakan.

Usahakan tidak mengenai tanaman budidayanya karena bisa jadi tanaman budidaya tersebut bukan termasuk galur yang resisten herbisida.

Jika luas lahan 1 Ha, maka dibutuhkan 10 tangki kompresor (160 liter) yang berarti membutuhkan 200 ml (2 liter) herbisida organik.

9. Cara Kesembilan

Bahan yang Dibutuhkan

– Air Sumur 10 liter

– Bawang Putih 0,5 kg.

– Ragi 40 butir

– Mobillin (EM 4+) 20 ml.

Cara Membuat

– Menyiapkan 10 liter sumur.

– Menghaluskan bawang putih sebanyak 0,5 kg.

– Menghaluskan ragi sebanyak 20 butir.

– Memasukkan hasil penghalusan bawang putih dan ragi kedalam jerigen yang didalamnya telah berisi 10 liter air sumur.

– Melarutkan bawang putih dan ragi yang telah dihaluskan dengan air sumur sampai homogen.

– Menambahkan 20 ml Mobillin.

Memfermentasikan selama 2 minggu, pada jerigen dalam keadaan tertutup.

– Fermentasi disimpan dalam keadaan kedap udara tanpa terkena sinar matahari. Setiap 2 hari tutup jerigen dibuka untuk mengeluarkan gas ysng terbentuk.

– Herbisida organik Bio Allium siap digunakan.

Cara Pemakaian

Penggunaan cairan herbisida organik menggunakan semprot spriyer “solo” dengan dosis 200 ml untuk ukuran per tangki sprayer/kompresor (16 liter) dan tambahkan air sungai/sumur sampai penuh.

Usahakan dalam menyemprot lahan yang bergulma, harus basah kena semprot agar cepat herbisida membasmi gulma. Jangan menyemprot diwaktu gerimis atau hujan, ini tidak akan berfungsi seperti yang diharapkan.

Usahakan tidak mengenai tanaman budidayanya karena bisa jadi tanaman budidaya tersebutnbukan termasuk galur yang resisten herbisida. Jika luas lahan 1 Ha, maka dibutuhkan 10 tangki kompresor (160 liter) yang berarti membutuhkan 200 ml (2 liter) herbisida organik.

10. Cara Kesepuluh

Bahan yang Dibutuhkan

– Air kelapa 5 Liter

– Ragi 20 – 30 butir

– Bawang Putih atau Bawang Merah 250 gr (sudah diiris)

– Round Up atau Gramoxon 1 Liter

Cara Membuat

– Menyiapkan Alat dan bahan yang dibutuhkan.

– Mengupas bahan berupa bawang putih.

– Menumbuk bahan hingga halus.

– Menghaluskan Ragi.

– Mencampurkan semua bahan kedalam ember.

– Mengaduk hingga bahan menjadi satu.

Memasukkan bahan yang sudah homogen kedalam jerigen. Mendiamkan selama 15 hari. Setiap 2 hari tutup jerigen dibuka untuk mengeluarkan gas.